Kami percaya, menonton film itu lebih dari sekadar hiburan. Di tengah banjirnya tontonan, kita sering lupa bahwa setiap film adalah karya seni dengan bahasanya sendiri—sebuah bahasa visual yang menunggu untuk dipahami.

Lokakarya ini hadir untuk mengajak teman-teman menjadi penonton yang aktif, tanpa dibebani teori teknis yang rumit, melainkan dapat mengamati film dan sinema dengan cara yang nyaman dan menyenangkan. Zikri Sebagai fasilitator akan memandu teman-teman untuk memahami setiap detail film.

Lewat pendekatan ini, teman-teman akan dibekali “kesadaran sinematik” yang akan mengubah pengalaman menonton temn-teman, dari penonton pasif menjadi penikmat yang kritis. Kita akan belajar membaca film, lalu menuangkannya dalam tulisan kritik film yang tajam, berbobot, dan mudah dicerna.

Manshur Zikri adalah seorang seniman, kritikus, dan kurator berbasis di Yogyakarta, dengan praktik lintas disiplin dalam riset artistik, strategi kuratorial, dan produksi kultural eksperimental. Lulusan Kriminologi dari Universitas Indonesia (2014) ini telah aktif di Forum Lenteng sejak 2009 dan pernah menjabat sebagai kurator di Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat (2020-2022).

Saat ini, Manshur memimpin Jurnal Footage, platform wacana kritis audiovisual, dan terlibat dalam proyek kolaboratif seperti Council of Ten, Situationist Under-Record, serta PROYEK EDISI. Ia juga berafiliasi dengan 69 Performance Club dan dikenal atas kritik kebudayaannya melalui kanal TikTok @ngomendotcom. Di tahun 2025, ia menjadi kurator Bangsal Menggawe: Ando Kayuq Aiq, program budaya berbasis komunitas di Lombok Utara.

📌 Kuliah Umum (Online)
1–2 & 16 September

📌 Lokakarya (Luring)
29 September – 3 Oktober 2025
📍 Bioskop Sindikat Sinema, Samarinda

Workshop ini gratis dan terbuka untuk umum.
Peserta terpilih akan mendapat konfirmasi melalui email/WA.
Peserta diharapkan mengikuti kegiatan penuh sesuai jadwal yang ditentukan oleh panitia.

DAFTAR SEKARANG